Pagar Unik, Pagar Piano (Unique Fence, Piano Fence)

Pagar piano

Pagar piano

Ada kalanya kita ingin membuat sesuatu yang beda dengan orang lain. Seperti dalam hal pembuatan pagar rumah, aku juga ingin beda. Jika kebanyakan orang membuat pagar dengan bahan seperti, semen, besi cor, kayu serta model yang itu-itu saja, maka untuk pagar rumahku sengaja aku pilih bahan yang hampir sama, tapi modelnya beda. Yup. Aku pilih model replika tuts piano. Bukan sekadar ingin beda kok, tapi aku memang suka musik.

Sebelumnya aku berpikir, dari musik, apa yang bisa aku aplikasikan ke bangunan rumah? Akhirnya jatuhlah pilihan ke alat musiknya, bukan sosok penyanyi atau lagunya. Lalu aku berpikir lagi. Kalo alat musik gitar, mmmmm…. kayaknya agak susah deh. Kalo drum juga kayaknya nggak gampang. Kalo biji piano, Nah ini baru oke dan kayaknya bisa diaplikasikan untuk pagar.

Lalu aku bilang sama istri. Bagaimanapun, rencana tentang rumah ini harus dikomunikasikan dengan pasangan karena dia juga bakal melihat dan menikmatinya. Mungkin saja dia menolak karena punya pertimbangan lain. Istriku bilang oke. So, langkah selanjutnya adalah menghubungi kenalan yang juga seorang pemborong untuk mengerjakan pagar itu. Dia bilang idenya bagus dan pengerjaannya “piano” juga tidak susah. Lalu dia memilih bahan kayu untuk tuts hitam, sementara untuk tuts warna putih kayaknya menggunakan bahan super panel, semacam papan fiber semen. Bahan ini tahan terhadap cuaca, jamur, dan rayap. Keduanya dipotong dengan proporsional seperti tuts pada piano dan difinishing dengan cat kayu.

Tadaaaa… jadilah “piano” nongkrong di pagar depan rumah. J

xxx

English Version

Sometimes we want to be difference with others. As in the case of making the fence, I also want to be different. If most people make it with materials such cement, cast iron, wood, then for my fence I deliberately choose materials are almost the same. And if people chose the “like-that”, I choose the other one. Yup. I select a replica model of the piano keys. Not just want to apply the difference anyway, but I really like the music too.

Previously I think, from the music, what can I apply? Finally the choice fell down to the instrument, not the figure of the singer or the song. Then I thought again. If musical instruments guitar, mmmmm …. I think it’s rather difficult. I think if the drum is also not easy. If seeds piano, well, okay and I think can be applied to the fence.

Then I told my wife. However, the plan of this house shall be communicated to her. My wife said okay. So, the next step is to contact an acquaintance who is also a contractor to work on the fence. He says my idea is good and workmanship “piano” is also not difficult. Then he chose wood for the black keys. And for the white ones he used a super panel material, a kind of fiber cement board. This material is resistant to weather, mold, and termites. Both are cut proportionally as keys on a piano and finished with wood paint.

Tadaaaa … be a “piano” hanging out at his front gate. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s